Cover artikel Sensor Pemantauan Listrik SCT-013

Sensor Pemantauan Listrik SCT-013

Pembuka

Artikel ini dibuat untuk berbagi informasi mengenai Sesor Arus Listrik AC SCT-013. Dari pengalaman penulis saat melakukan studi literatur skripsi / tugas akhirnya, informasi mengenai SCT-013 ini sedikit dan tersebar secara berpotongan sehingga, harus membaca banyak journal dan artikel untuk memahami dengan pasti informasi tentang SCT-013. Saran dari penulis bagi kalian yang sedang melakukan studi literatur, kalian harus mencari informasi lain dari journal journal baik penelitian ataupun undergraduate thesis untuk mendukung sitasi kalian.

 

Batasan Artikel

  1. Artikel ini hanya akan membahas informasi seputar SCT-013 dan tidak membahas hubungannya dengan micro-controller lain.
  2. Bila kalian sedang melakukan studi literatur, artikel ini hanya membantu kalian mengerti informasi yang perlu kalian ketahui tentang SCT-013, dan bukan secara mendetail (karena penulis sendiri dari jurusan informatika tidak diwajibkan tahu secara mendalam tentang sensor SCT-013 ini).
  3. Kalian tetap harus mencari dari journal journal lain untuk mendukung sitasi kalian.
  4. Artikel ini menggunakan bahasa yang tidak formal agar beberapa informasi dapat dijelaskan dengan lebih mudah menggunakan bahasa non formal.

 

Materi

Apa itu SCT-013 ?

SCT-013 adalah sensor arus listrik AC yang bersifat non-invasive atau tidak perlu kontak langsung terhadap penghantar yang biasa berupa kabel tembaga.

 

Jenis Jenis SCT-013

SCT-013 adalah nama sensor sementara itu ia memiliki beberapa jenis yaitu

  1. SCT-013-000: tidak memiliki resistor beban bawaan, sehingga dalam implementasinya kalian memelurkan resistor tambahan.
  2. SCT-013-010: memiliki resistor beban bawaan 10A/1V
  3. SCT-013-020: memiliki resistor beban bawaan 20A/1V
  4. SCT-013-030: memiliki resistor beban bawaan 30A/1V
  5. dan seterusnya <3

Lalu apa perbedaan SCT-013 yang memiliki resistor beban bawaan dan yang tidak ? Hal tersebut akan saya jelaskan lebih lanjut pada bagian Cara Kerja SCT-013

 

Keluaran / Output SCT-013

SCT-013 memiliki output analog seperti yang terlihat pada ilustrasi, SCT-013 memiliki output berupa kabel audio jack 3.5mm yang menyalurkan data secara analog. Maka dari itu, kita membutuhkan interface agar SCT-013 dapat terhubung dengan micro-controller lain seperti Arduino UNO. Gambar dibawah adalah contoh interface yang dibuat khusus untuk sensor listrik AC. Bila kalian ingin membeli sensor SCT-013 coba cari toko online yang menjualnya secara berpasangan (Paket Sensor SCT-013 dan Interfacenya).

Cara Kerja SCT-013

  1. Pasangkan SCT-013 dengan cara meng-klem kan sensornya ke salah satu kabel (positif atau negatif). Jadi kalian perlu mengupas dulu pelindung kabel diluar sehingga terlihat 2 / 3 kabel di dalamnya (tergantung pada jenis kabel kalian ada groundingnya atau tidak). Klem pada kabel positif atau negatif, jangan di groundingnya. (SCT-013 menggunakan induksi magnetik dalam cara kerjanya sehingga bila kalian meng-klem ke 2 kabel di dalamnya akan ada arus bolak balik yang dapat membuat hasil pengukuran menjadi salah)
  2. SCT-013 akan dapat membaca arus dengan cara induksi magnetik dengan kumparan yang ada di sekitar klemnya. (Kalau kalian ingat pelajaran SMA atau SMP dulu tentang kaidah tangan tentang magnet dan kumparan maka, sensor inilah penerapannya).
  3. Hasil dari arus yang diketahui akan dikonversi ke tegangan dengan resistor (maka dari itu, kalau SCT-013-000 yang tidak memiliki resistor beban bawaan memerlukan resistor beban tambahan untuk mengonversi arus ke tegangan).
  4. Dengan mengetahui resistor yang kita gunakan maka kita dapat menghitung daya (tahap ini sudah di micro-controller) dengan cara mengalikan V out dari sensor SCT-013 (output SCT-013 berupa tegangan) dengan perbandingan resistor beban. (Misal SCT-013-010 bila outputnya 1V maka arusnya 10A jadi daya yang digunakan adalah 1 x 10 = 10 Watt)